Kamis, 26 Januari 2012

Kecelakaan maut di sekitar Tugu Tani, Jakarta Pusat, Ahad (21-01-2012)




Ayah
terimakasih telah mengajakku ke Monas
aku belum pernah lihat Monas
senang sekali hatiku diajak ayah melihat Monas

Pagi itu aku digendong ibu
kita jalan bersama ayah, nenek dan bibi
pagi yang indah
cuaca pun cerah
kita berjalan bersama menuju Monas

Kita semua bahagia
jarang sekali kita bisa jalan-jalan seperti ini
ayah sibuk mencari nafkah
aku sudah lama rindu ayah

Ayah
tiba-tiba kita lihat mobil hitam itu
melayang dari depan
menggelinding menimpa kakak-kakak itu
lalu menimpa kita semua
aku pun terpental
terlepas dari pelukan ibu

Ayah
maafkan aku mendahuluimu
aku masih sangat ingin bersamamu
ingin bermain denganmu
ingin berlama-lama dalam pelukanmu
tapi Allah lebih menyayangiku
Allah menginginkanku pulang...

Ayah
terimakasih sudah berusaha keras menyelamatkanku
terimakasih sudah mencoba memberiku minum
terimakasih sudah memelukku dan menciumku
aku sayang ayah sampai kapanpun

Ayah
kita akan berjumpa kembali di alam yang jauh lebih baik daripada alam dunia
Oleh : Indonesian Photography

Selasa, 17 Januari 2012

Panduan BOS Tahun 2012

=====================================================

Silahkan download pada link di bawah ini :

1. Panduan BOS Negeri 2012
2. Panduan BOS Swasta 2012



=====================================================

Senin, 16 Januari 2012

Pemutakhiran Data Peserta Sertifikasi Guru RA/Madrasah Tahun 2012

========================================================
Berkas dikirim secara kolektif oleh Kepala RA/Madrasah beserta CD (Soft copy) paling lambat tanggal 1 Februari 2012 di Seksi Mapenda Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal.

Dokumen surat dan formulir isian dapat didownload pada link di bawah :

1. Surat Pengantar Pendataan Calon Peserta Sertifikasi Guru Madrasah Tahun 2012
2. Pedoman Pemutakhiran data peserta sertifikasi Guru RA Madrasah
3. LONGLIST (DUP) SEMENTARA 2012
4. Formulir Rekap Pendataan Peserta Calon Sertifikasi BagiI Guru RA Madrasah

======================================================================= 

Pembinaan PNS dalam rangka HAB Kemenag di Kantor Kemenag Kab. Tegal

Slawi - Pembinaan PNS oleh Kakanwil Kemenag Prov. Jawa Tengah dalam rangka HAB ke-66 Kemenag juga diselenggarakan di Kantor Kemenag Kab. Tegal bertempat di Aula Al Ihlas pada hari Rabu (11/1/2012), dan diikuti sekitar 250 PNS terdiri dari para pejabat dan pegawai Kankemenag, Kepala dan Guru madrasah, Kepala KUA dan para penyuluh.
Drs. H. Ahmad Ubaidi, M.Si, Kepala Kankemenag Kab. Tegal dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan HAB antara lain lomba KUA, lomba madrasah sehat, berbagai perlombaan olah raga, jalan sehat umum (diikuti 8.000 orang), upacara bendera dan pembinaan PNS sebagaimana diselenggarakan saat ini.
Beberapa prestasi yang diraih oleh Kementerian Agama Kab. Tegal pada tahun 2011 antara lain : (1) Juara Umum FASI Jateng; (2) Juara III FASI Nasional; (3) Juara Umum MAPSI Jateng; (4) Juara II Penulisan Karya Ilmiah Kepenghuluan Tingkat  Jawa Tengah.
Mudah-mudahan dengan prestasi tersebut bisa menjadikan motivasi kepada keluarga besar Kementerian Agama Kab. Tegal untuk bekerja dan berkarya sebaik-baiknya dan lebih giat lagi menuju Kementerian Agama yang Ikhlas, Integritas, dan Bersih. (fathur_mr)

Rabu, 07 September 2011

Perlu Dicari Cara Agar Penetapan 1 Syawal Tidak Menimbulkan Perbedaan Lagi

Jakarta (Pinmas)--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar Majelis Ulama Indonesia dan para ulama lain dapat menentukan salah satu cara untuk memutuskan datangnya 1 Syawal untuk tahun-tahun mendatang. Presiden mehyampaikan hal ini pada bagian lain pengantarnya saat memimpin sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Selasa (6/9) siang.
"Saya meminta MUI dan pihak lain yang memahami hal ini dapat berpikir dengan tenang dan jernih untuk menetapkan Lebaran di tahun-tahun yang akan datang," kata SBY. Presiden perlu menyampaikan hal ini karena banyak pesan singkat atau sms masuk yang bernadakan protes tentang penetapan 1 Syawal yang kerap berbeda di tanah air.
SBY juga mengingatkan, soal penetapan 1 Syawal ini bukanlah domain Kepala Negara. "Ini domain dari para ulama yang memahami hal ini. Saya bukan ahlinya," ujar SBY.
Sebelumnya, Presiden juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada semua pihak yang merayakannya. "Ijinkan saya menyampaikan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir batin. Minal aidin wal faizin," kata SBY. "Barangkali selama setahun ada tutur kata dan tindakan saya yang tidak berkenan, baik lisan maupun pesan melalui sms, saya minta maaf," Presiden menandaskan.(sby.info)

Selasa, 06 September 2011

Abah Anom Wafat, Indonesia Kehilangan Ulama Besar

Jakarta (Pinmas)--Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. Nasaruddin Umar merasa terkejut dengan wafatnya Abah Anom. "Innalillahiwainnailaihirojiun," ucapnya.
Menurut Nasaruddin Umar, Indonesia kehilangan ulama besar. Abah Anom adalah teladan bagi bangsa Indonesia. Almarhum sangat dikenal bukan saja oleh kalangan umat Islam, tetapi juga para tokoh agama lain."Sukar mencari tandingannya," kata Nasaruddin dengan nada perlahan

Dirjen Bimas Islam itu menjelaskan pengalamannya ketika bertandang ke Pondok Pesantren Suryalaya. Setiap tamu dijamu dan makan secara prasmanan. Tak ada tamu yang terlewat tidak makan di kediamannya.

"Saya pernah mengecek ke dapur, dari mana datangnya bahan makanan itu. Para juru masak menjawab, semua datang dengan mudah," ia menceritakan.

Para tamu Abah Anom, lanjut dia, bukan hanya dari kalangan Muslim saja. Dari agama lain pun ada. Di kawasan Asean apa lagi, Abah Anom sangat dikenal.

Abah Anom, katanya, selain dikenal luas juga memberi kontribusi besar melalui pondok pesantrennya. Apa lagi, di Suryalaya, ada pengobatan bagi para pecandu narkoba. Sistem pengobatan itu kini masih terus berlanjut.

Ia berharap para penerus Abah Anom dapat meneladani kepribadiannya.

Menurut catatan dari berbagai sumber, Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin adalah nama asli Abah Anom. Lahir 1 Januari 1915 di Suryalaya, Tasikmalaya. Ia anak kelima dari Syekh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad, atau Abah Sepuh, pendiri Pesantren Suryalaya. Sebuah pesantren tasawuf yang khusus mengajarkan Thariqat Qadiriyyah Naqsabandiyah (TQN).

Ia memasuki bangku sekolah dasar (Vervooleg school) di Ciamis, pada usia 8 tahun. Lima tahun kemudian melanjutkan ke madrasah tsanawiyah di kota yang sama. Usai tsanawiyah, barulah ia belajar ilmu agama Islam, secara lebih khusus di berbagai pesantren.

Kegemarannya menuntut ilmu, menyebabkan Abah Anom menguasai berbagai macam ilmu keislaman pada usia relatif muda (18 tahun). Didukung dengan ketertarikannya pada dunia pesantren, telah mendorong ayahnya yang dedengkot Thoriqot Qadiriyah Naqsabandiyah (TQN) untuk mengajarinya dzikir TQN. Sehingga ia menjadi wakil talqin ayahnya pada usia relatif muda. (ant/es)

Pemimpin Ponpes Suryalaya Abah Anom Wafat

Tasikmalaya(Pinmas)--Innalillaahi wa inna ilaihi rooji`un. Keluarga besar pondok pesantren (Ponpes) Suryalaya di Tasikmalaya, Jawa Barat, berduka. Sebab pemimpin mereka, Shohibulwafa Tajul Arifin alias Abah Anom, menghadap ke Sang Pencipta.
"Telah berpulang ke Rahmatullah Hadrotu Syaikh KH. A. Shohibulwafa Tajul Arifin r.a. , pada hari Senin, 5 September 2011 / 6 Syawal 1432 H pukul 11.50 di Rumah Sakit TMC Tasikmalaya," demikian yang tertulis di website Suryalaya.org, Senin (5/9/2011).
Dalam website tersebut tertulis, Abah Anom dilahirkan di Suryalaya tanggal 1 Januari 1915. Almarhum adalah putra kelima Syaikh Abdullah bin Nur Muhammad, pendiri Pondok Pesantren Suryalaya, dari ibu yang bernama Hj Juhriyah.
Pondok Pesantren Suryalaya, dengan kepemimpinan Abah Anom sejak 1956, tampil sebagai pelopor pembangunan perekonomian rakyat melalui pembangunan irigasi untuk meningkatkan pertanian, membuat kincir air untuk pembangkit tenaga listrik, dan lain-lain.
Di samping melestarikan dan menyebarkan ajaran agama Islam melalui metode Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah, Abah Anom juga sangat konsisten terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Maka sejak tahun 1961 didirikan Yayasan Serba Bakti dengan berbagai lembaga di dalamnya termasuk pendidikan formal mulai TK, SMP Islam, SMU, SMK, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, Madrasah Aliyah Keagamaan, Perguruan Tinggi (IAILM) dan Sekolah Tinggi Ekonomi Latifah Mubarokiyah serta Pondok Remaja Inabah.
Pondok Remaja Inabah populer sebagai tempat merehabilitasi pecandu narkotika, remaja-remaja nakal, dan orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Konsep perawatan korban penyalahgunaan obat serta kenakalan remaja adalah mengembalikan orang dari perilaku yang selalu menentang kehendak Allah atau maksiat, kepada perilaku yang sesuai dengan kehendak Allah atau taat.(detik.com)